Saturday, June 22, 2013

Sosok Kenangan

Aku Benci Kenangan........

Mengenang Masa lalu itu pedih,

Tak kan pernah bisa terulang

Hanya bisa di ratapi dengan tawa dan sedih

 

Hingga,

Rasanya bendungan mataku pecah berserakan

Waktu hanya berlalu begitu saja

tak mengijinkan untuk melakukan kembali

 

Hambar Rasanya,

Yang terbayang hanya memory kiasan saja

Tak lagi Nyata.

 

Kehidupan Masa lalu

Selalu,

Menyelimuti seluruh isi Imajinasi

Menghalangi kreatifitas Seseorang

Untuk menggapai Cita-citanya

 

Sungguh benci akan "sosok kenangan",

Lebih baik tak bertemu....

daripada bertemu....

 

Lebih baik tidak kenal...

Daripada Kenal....

 

Terasa Sempit,

Rasa Sesak begitu berkecamuk di dada...

 

Begitu fana

Begitu sakit

Tempat Apa dunia ini....?

 

Lihat Masa Depan,

Tak Menentu....

Hanya terlihat bias-bias warna-warna yang samar

 

Aku sadari Bahwa Dunia ini memang hanyalah

"Sebuah Permainan"

 

Bandung, 18 Mei 2010

clip_image001

Jenuh

Filosofi Kehidupan yang saya rasakan saat ini

Sekarang ini Saya Bagaikan Seorang pelayar yang kehilangan Kompas

Tak Tahu Tepatnya Arah Selatan, Utara, Barat, Dan Timur

Terombang_Ambing Di tengah lautan yang tak bertepi,

 

image

 

Tak Tahu Arah_Tak Tahu Tujuan.....

Mencoba Diam Tak Maju_Tak Juga Mundur

 

Sesibuk Bermimpi Tanpa Tindakan

Sesibuk Berpikir Tanpa Kreatifitas....

 

Mungkin_ atau Bukan Mungkin Lagiii....

I Must Actually Serious Do !!!

 

Pesan Ummi

"Perbanyak Shalat Tahajud 

 

Perbanyak Shalat Dhuha

Perbanyak Dzikir dan Baca Alquran"

 

Bandung, 2011

Ikrar

Hari ini telah ku putuskan, hasil perenungan dari aktivitas keseharian yang mejemukan.

saya yang bernama Mochamad Iqbal Ardimansyah pada hari Jum’at Tanggal 21/06/2013 Jam 20.00 menyatakan ikrar

 

Memperbaiki Diri, Sebisa mungkin tidak mengulangi perbuatan-perbuatan mudharat yang merugikan diri sendiri

 

Berpacu Terinpirasi pada Mantra Alif…

man jadda wajada                   : siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses
man shabara zhafira                : siapa yang bersabar akan beruntung
man sara ala darbi washala      : siapa yang berjalan di jalanNya akan sampai ke tujuan

 

Berpegangan…

Al-Quran – As- Sunnah

 

Demikian pernyataan saya buat, hal semata-mata untuk kebaikan diri sendiri dan menyongsong masa depan yang lebih baik.

 

image 

 

Garut, 21 Juni 2012

 

Iqbal

Friday, May 31, 2013

Robot Pendeteksi Suhu Planet Mars (Simulated ISIS Proteus dan Code Vision)

Dear All, sebelumnya jangan dulu percaya sama judul :D, tapi yang pasti ini memang terinspirasi sama robot penjelajah mars. sebenarnya kali ini saya akan berbagi cerita tentang membuat robot sederhana pendeteksi suhu  berbasis Microcontroller Atmega32 yang dikendalikan menggunakan komputer.

Adapun Komponen yang Disimulasikan pada ISIS Proteus terdiri dari
    -Power
    -Ground
    -Atmega32
    -LM35
    -Motor-DC
    -COMPIM/RS232 DB9
    -L293D (Driver Motor)
    -Led-Red
    -LM16L(LCD 16x2)    
    -Resistor 10K
    -Led Merah
    -Crystal
    -Capasitor
    -Virtual Terminal
   
Adapun Rangkaian schematic di ISIS Proteusnya tertera seperti gambar dibawah ini,


*Click gambarnya memperbesar tampilan.

KERJA ALAT
Uji coba simulasi robot kontrol PC menggunakan Proteus, pada saat robot dalam keadaan hidup maka sensor suhu LM35 dalam keadaan stand by, kemudian untuk menggerakan robot (motor DC), dapat dilakukan dengan kendali dari computer yaitu input perintah pada Hyper Terminal, dengan cara menekan :
       
            ‘a’ pada keyboard, robot bergerak ke kiri,
            ‘d’ pada keyboard, robot bergerak ke kanan,
            ‘s’ pada keyboard, robot berhenti bergerak,
            ‘w’ pada keyboard, robot bergerak ke depan (maju),
            ‘x’ pada keyboard, robot bergerak ke belakang (mundur).

Pada pergerakan robot motor penggeraknya dilengkapi dengan lampu led sebagai indicator, Adapun untuk pendeteksian suhu sekitar dilakukan oleh sensor lm35 mengikuti kemanapun robot bergerak.

Untuk Source Code di Code Vision tertera seperti text dibawah ini,

/**********************************
Project : Robot Pendeteksi Suhu ATmega32 Kendali By PC
Author  : GeForce
Company : GeForce
***********************************/
//Header Library
#include <mega32.h>
#asm
   .equ __lcd_port=0x15 ;PORTC
#endasm
#include <lcd.h>
#include <stdio.h> 
#include <delay.h>
#include <stdlib.h>
#define ADC_VREF_TYPE 0x00

//Deklarasi variabel
int flag;
int SUHU;
char temp[8];
float suhu_celcius;

// Membaca Konversi Hasil AD
unsigned int read_adc(unsigned char adc_input)
{
ADMUX=adc_input | (ADC_VREF_TYPE & 0xff);
// Delay needed for the stabilization of the ADC input voltage
delay_us(10);
// Start the AD conversion
ADCSRA|=0x40;
// Wait for the AD conversion to complete
while ((ADCSRA & 0x10)==0);
ADCSRA|=0x10;
return ADCW;
}

void main(void)
{
//Pengkondisian I/O pada Ports
PORTA=0x00;
DDRA=0x00;
PORTB=0xFF;
DDRB=0xFF;
PORTC=0x00;
DDRC=0x00;
PORTD=0x00;
DDRD=0x00;

// Inisialisasi USART
UCSRA=0x00;
UCSRB=0x18;
UCSRC=0x86;
UBRRH=0x00;
UBRRL=0x33;

// Inisialisasi Analog Comparator
ACSR=0x80;
SFIOR=0x00;

// Inisilisasi ADC
ADMUX=ADC_VREF_TYPE & 0xff;
ADCRA=0x84;

//Deklarasi Kondisi Awal
PORTB.6=0;
PORTB.7=0;

//Tampilan Awal LCD
lcd_init(16); //Inisialisasi modul LCD
lcd_clear();
lcd_gotoxy(1,0);
lcd_putsf("PC Car");
lcd_gotoxy(0,1);
lcd_putsf("By. GeForce");
delay_ms(1000);

while(1)
      {    
//Membaca Data Analog (suhu)
        SUHU = read_adc(0);
        suhu_celcius = (float)SUHU*500/1023;  

//Robot Deteksi Suhu Bergerak Belok Kanan
        if (getchar()=='a')
        {
            flag=0;
            PORTB.0=0;
            PORTB.1=0;
            PORTB.2=0;
            PORTB.3=1;
            PORTB.6=0;
            PORTB.7=1;
            lcd_clear ();  
           
            ftoa(suhu_celcius,1,temp);
            lcd_gotoxy(0,0); 
            lcd_puts(temp);
            lcd_gotoxy(5,0);
            lcd_putchar(0xdf);
            lcd_putsf("C (Suhu)");
            lcd_gotoxy(0,1);
            lcd_putsf("BELOK KANAN");
        }   
//Robot Deteksi Suhu Bergerak Belok Kiri
        else if (getchar()=='d')
        {
            flag=0;
            PORTB.0=0;
            PORTB.1=1;
            PORTB.2=0;
            PORTB.3=0;   
            PORTB.6=1;
            PORTB.7=0;
            lcd_clear();
           
            ftoa(suhu_celcius,1,temp);
            lcd_gotoxy(0,0); 
            lcd_puts(temp);
            lcd_gotoxy(5,0);
            lcd_putchar(0xdf);
            lcd_putsf("C (Suhu)");
            lcd_gotoxy(0,1);
           
            lcd_putsf("BELOK KIRI");
            delay_ms(100);
        }    
       
//Robot Deteksi Suhu Berhenti Bergerak
         else if (getchar()=='s')
        {
            flag=0;
            PORTB.0=0;
            PORTB.1=0;
            PORTB.2=0;
            PORTB.3=0;  
            PORTB.6=0;
            PORTB.7=0;
            lcd_clear ();
           
            ftoa(suhu_celcius,1,temp);
            lcd_gotoxy(0,0); 
            lcd_puts(temp);
            lcd_gotoxy(5,0);
            lcd_putchar(0xdf);
            lcd_putsf("C (Suhu)");
           
            lcd_gotoxy(0,1);
            lcd_putsf("MATI");
            delay_ms(100);
        }      

//Robot Deteksi Suhu Bergerak Maju
        else if (getchar()=='w')
        {
            flag=0;
            PORTB.0=0;
            PORTB.1=1;
            PORTB.2=0;
            PORTB.3=1;
            PORTB.6=1;
            PORTB.7=1;
            lcd_clear();
           
            ftoa(suhu_celcius,1,temp);
            lcd_gotoxy(0,0); 
            lcd_puts(temp);
            lcd_gotoxy(5,0);
            lcd_putchar(0xdf);
            lcd_putsf("C (Suhu)");
           
            lcd_gotoxy(0,1);
            lcd_putsf("MAJU");
            delay_ms(100);
        } 
    
 //Robot Deteksi Suhu Bergerak Mundur
        else if (getchar()=='x')
        {
            flag=0;
            PORTB.0=1;
            PORTB.1=0;
            PORTB.2=1;
            PORTB.3=0;
            PORTB.6=1;
            PORTB.7=1;
            lcd_clear();
           
            ftoa(suhu_celcius,1,temp);
            lcd_gotoxy(0,0); 
            lcd_puts(temp);
            lcd_gotoxy(5,0);
            lcd_putchar(0xdf);
            lcd_putsf("C (Suhu)");
           
            lcd_gotoxy(0,1);
            lcd_putsf("MUNDUR");
            delay_ms(100);
        }
      };
}

Ket :
ftoa : mengubah tipe data float ke tipe data array yg akan ditampilkan di LCD
lcd_clear : menghapus tampilan LCD
lcd_putsf : menampilkan string
lcd_putchar : menampilkan karakter

(0xdf) : symbol derajat pada LCD

Jika semuanya telah selesai silahkan coba di Jalankan di simulasi ISIS Proteusnya.

Semoga Bermanfaat,
Regards,
Iqbal







Tuesday, March 26, 2013

Control Running LED Microcontroller Mengunakan Button


Dear All, kali ini saya kan berbagi cerita tentang membuat control lampu led di Microcontroller Atmega8535 menggunakan Button.
Adapun Komponen yang Disimulasikan terdiri dari
-Power
-Ground
-Atmega8535
-Resistor 10K
-Resistor 220Ohm
-Led Merah
-Button

Adapun Rangkaianys tertera seperti gambar dibawah ini,
image

Coding Di CAVr sebgaia berikut,
#include <mega8535.h>
#include <delay.h>
void tekan()
{
    if ( PINB.0==1 )
    {
        while (PINB.0==1){};
        while (PINB.0==0){};
        while (PINB.0==1){};
    }
}
void main(void)
{
PORTA=0x00;
DDRA=0xFF;
PORTB=0x00;
DDRB=0x00;
while (1)
      {
       PORTA = 0b11111110;
       delay_ms(1000);
       tekan();    
       PORTA = 0b11111101;
       delay_ms(1000);
       tekan();
       PORTA = 0b11111011;
       delay_ms(1000);
       tekan();
       PORTA = 0b11110111;
       delay_ms(1000);
       tekan();
       PORTA = 0b11101111;
       delay_ms(1000);
       tekan();
       PORTA = 0b11011111;
       delay_ms(1000);
       tekan();
       PORTA = 0b10111111;
       delay_ms(1000);
       tekan();
       PORTA = 0b01111111;
       delay_ms(1000);
       tekan();
      }
};

Jika semuanya telah selesai silahkan coba di Jalankan di simulasi ISIS Proteusnya.
Semoga Bermanfaat,
Regards,
Iqbal

Saturday, March 9, 2013

Mengenal Komponen Elektronika part3


Dear All, kali ini saya kan berbagi cerita tentang Beberapa komponen elektronika, adapun yang saya kan bahas dalam page ini adalah beberapa komponen elektronika, berhubung komponen elektronika itu sangat banyak jadi saya hanya akan menjelaskan beberapa komponen-komponen elektronika yang umum banyak digunakan dalam penunjang pembelajaran microcontroller.

LDR "Light Dependent Resistor" (Sensor Cahaya)
Resistor yang besar resistansi-nya bergantung terhadap intensitas cahaya yang menyelimuti permukaannya.







PTC "Positive Temperature Coefisient" (Sensor Suhu)
NTC "Positive Temperature Coefisient" (Sensor Suhu)
Resistor yang besar resistansi-nya bergantung terhadap perubahan suhu.

Perbedaan sifat PTC dengan NTC

PTC = Jika suhu naik maka hambatan pun akan naik, begitu pun dengan sebaliknya.
NTC = Jika suhu naik maka hambatan turun, begitu pun dengan sebaliknya.





LM35 (Sensor Suhu)
Berfungsi mengubah besaran suhu menjadi besaran listrik dalam bentuk tegangan.



Semoga Bermanfaat,
Regards,

Iqbal

Mengenal Komponen Elektronika part2


Dear All, kali ini saya kan berbagi cerita tentang Beberapa komponen elektronika, adapun yang saya kan bahas dalam page ini adalah beberapa komponen elektronika, berhubung komponen elektronika itu sangat banyak jadi saya hanya akan menjelaskan beberapa komponen-komponen elektronika yang umum banyak digunakan dalam penunjang pembelajaran microcontroller.

Kapasitor
Berfungsi menyimpan energi listrik dalam waktu sementara.


Pada umumnya terdapat 2 jenis kapasitor,
*ElCo (Electrolytic Capasitor) - Polar "Memiliki kutub -/+ sudah Ditentukan pada kaki-kakinya"
*Dilectric Capasitor - Non Polar "Tidak Memiliki kutub -/+ tidak Ditentukan pada kaki-kakinya


Dioda
Berfungsi sebagai penyearah arus dan tegangan, 
Menghantarkan arus pada tegangan maju dan menghambat arus pada tegangan balik.


Transistor
Berfungsi sebagai penguat arus dan tegangan, switching.

Terdapat 2 jenis transistor,




Transistor NPN
Prinsip kerja dari transistor NPN adalah: arus akan mengalir dari kolektor ke emitor jika basisnya dihubungkan ke ground (negatif). Arus yang mengalir dari basis harus lebih kecil daripada arus yang mengalir dari kolektor ke emitor, oleh sebab itu maka ada baiknya jika pada pin basis dipasang sebuah resistor.


Transistor PNP
Prinsip kerja dari transistor PNP adalah arus akan mengalir dari emitter menuju ke kolektor jika pada pin basis dihubungkan ke sumber tegangan ( diberi logika 1). Arus yang mengalir ke basis harus lebih kecil daripada arus yang mengalir dari emitor ke kolektor, oleh sebab itu maka ada baiknya jika pada pin basis dipasang sebuah resistor.



Semoga Bermanfaat,
Regards,

Iqbal