Saturday, June 22, 2013

Bukit Bintang - Bandung

Whessh Sedikit Cerita
Waktu Syukuran Ulang Tahun komunitas COMIC (Computer And MicroController Community) LPKIA
Tidak sengaja pas waktu pulangnya saya diajak rekan-rekan COMICERS mengunjungi suatu tempat yang memang belum pernah kunjungi.
Nama tempat tersebut Bukit Bintang_
Sesampainya Disana Whuidiihhh kerenz pemandanganya, dibuat takjub...
kekuranganya mungkin dari segi perawatan kondisi sekitarnya saja,
Hee_ banyak sampah berserakan, padahal view nya udah bagus...
Pas Search Di Google tentang Bukit Bintang_
Saya Temukan Artikel yang buat saya tahu tentang bukit bintang tersebut_
Just Share ^^
Bandung terkenal sebagai kota di dalam ‘mangkuk’ karena dikelilingi oleh pegunungan dan bukit. Ketika malam tiba, melihat kota Bandung dari bukit di kejauhan menjadi daya tarik sendiri bagi para wisatawan. “Bukit Bintang” mungkin salah satu spot yang wajib dicoba untuk dikunjungi.
Bukit Bintang
Dari namanya, Bukit Bintang, sudah bisa diartikan sebagai tempat tinggi untuk melihat bintang lebih dekat dan lebih jelas. Bintang yang dimaksud bisa berarti ribuan bintang yang ada di langit, atau lampu-lampu kota di malam hari yang seolah menjadi bintang itu sendiri.
Marbela View
Nice Pic ^^

Malam Syahdu Hampa Makna

Gerimis malam ini terasa biasa

Malam syahdu hampa makna

Begitulah hatiku berirama

 

Tanpa romansa

Mencari untaian isi hatimu

Seperti berkelana didalam sejuta Tanya

Dari mulai coba kupilah jejak-jejak lama

Hingga kususun menjadi rangkaian cerita

 

Tapi kembali berujung bayang saja

Aku tak mengerti dirimu adanya

Sungguh… tak mengerti cintamu ada dimana

Dan untuk siapa

 

Selalu kucoba dustai hatiku walau gimana

Kini sudah lelah menapak dusta

Dan kali ini terakhir kali adanya

 

Tersenyum untukmu walau sedikit terpaksa

Saat dirimu kembali memberi hati

Untuk yang lainnya

 

Bandung, 13 Agustus 2011

00:13 WIB

malam

nb,_

Entah Siapa YYa inii puisi yang bikin_???

Like This :)

RePosting By GeForce

One Day In Ramadhan Month

Haa, Shubuh Hari ini cukup berkesan,

Awal Cerita
Disaat keheningan tidur tiba-tiba  ku dengar hentakan alat musik tradisonal masyarakat yang bertujuan membangunkan sahur, lalu saya terbangun dengan sangat berat mata saya terbuka melihat jam dari handphone, 

Hmmz ternyata masih jam 14.30, Haaa XD, kemudian saya berpikir setengah sadar
Whualahh kalo baru jam segitu, saya kira masih lama imsaknya… 

Tanpa berpikir panjang dan badan saya belum beranjak dari kamar tidur tanpa sadar saya terlelap kembali, hingga akhirnya… 

saya terbangun kembali mendengar suara bunyi sms handphone saya, ku lihat ada sms dari ayah, menanyakan kabar, setelah baca sms saya lihat jam dihandphone tersebut, 

whuiidih kaget_ ternyata waktu menunjukan 04.10, Hahahaa saya langsung turun tangga beranjak dari tempat tidur, pikiran saya ngomel terus, “bentarr lagii imsakk_ imsaaakk….” 

saya langsung ambil piring, nasi, lauk pauk, plus minuman air putih….
kaloo yang saya ingat, semua prosesnya pokonya serba gaya militer, “makan_minum dengan konsep kecepatan….”
 
Hhee, Tapi akhirnya selesai juga makan_minum plus nyiwak sebelum  para muadzin mengumandangkan “Imsak_Imsak”…, Selamat Juga saya
 
YYaa_Yaa semoga Puasanya Kuat Dan Berkah…
 
Hee,
Habis Sahur Biasanya Rasa kantuk terkadang suka menghantui lagiii_
jadi kalo sehabis shalat shubuh biasanya saya langsung tidur,
namun tidak dihari ini, ku coba paksakan untuk tidak tidur, ingin mencoba sesuatu hal yang baru,
sehabis sahur saya coba beranjak ke Mesjid_
Nama Mesjidnya “Mesjid Kalijaga-Antapani”
Pas Waktu Disana, saya juga kesiangan melaksanakan sahalat shubuh, saya ketinggalan 1 rakaat plus dapet shafnya pojok pintu_
kemudian saya berpikir
(hadhuhhh - -‘ ngelahalangin jalan keluar saja saya)
Haa Biarlah_
singkat cerita selesai shalat shubuh
saya bukanya wirid, ech malah ngelamun,
hingga akhirnya lamunan saya berhenti tatkala ada suara dari speaker yang kedengaranya kaya ada pengajian_
saya bingung dan berpikir, “pulang_ jangan, pulang_ jangan”, males ikut pengajian, ckckckck P, Haa, kalau keluar langsung orang pada ngelihatin….
tapi berhubung maluu, gga jadii ah pulangnya Hee.. 
so saya mencoba diam aja dulu di mesjid jadinya.
pas khatib naik ke_mimbar ternyata yang dakwah seorang pemuda, whuiss_ padahal jamaahnya__
bapa-bapa dan ibu-ibu yang bisa dibilang sudah ada umur_
lalu pemuda tersebut mulai membacakan dan menyampaikan beberapa hadist tentang rukshah dalam shalat_,

Dan Sistem Ini Ternyata Bukan Pengajian
 
Just KulTuM (Kuliah Tujuh Menit)
Sepanjang dalam mesjid saya coba dengarkan dan pahami, kulihat kanan-kiri jamaah kelihatanya begitu khidmat dan antusias mendengarkanya.
 
Dari sana saya termenung…
Wwah suasana ini mengingatkan saya pada kehidupan masa_masa yang lalu,
masa SD, Tsanawiyah, SMK… saya sering kali mengikuti semacam halaqah-halaqah seperti ini, so ilmu tentang agama pun saya paham_
 
Dan
pas beranjak kuliah, jarang aktivitas tersebut saya lakoni, mungkin gaya berpikir saya sudah beda___, hingga akhirnya mungkin apa hati saya begitu kering dikarenakan kurangnya asupan gizi nurani seperti ini YYa_
Wallahu A’lam
 
Dan Yang Saya Rasakan Di KulTum ini_
Hati saya merasa tersiram lagi oleh sesuatu yang mengajarkan_
lebih tenang_ terjaga dari sebelumnya_
Semoga menjadi bahan renungan saya kedepanya_
 
Thank’s Allah Buat Hari Inii_
Siap_Siap beranjak Buat Aktivitas Hari Ini,
 
Cyoooooo
subuh
 
Bandung,  08 Agustus 2011
IqbaL-GeForce

Magic Of Girl

Ketika Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,
“Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?” 

Tuhan menjawab,
“Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?” Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan“.

Malaikat menjawab dan takjub,
“Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!

Tuhan menjawab,
“Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari“.

Paint-Merenung-300x200

Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,
“Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?”

Tuhan menjawab,
“Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata.”
“Untuk apa?“, tanya malaikat.

Tuhan melanjutkan,
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita. Dia dapat mengatasi beban lebih dari laki-laki, dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran. Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.”

“Cintanya tanpa syarat. Hanya ada satu yang kurang dari wanita, Dia sering lupa betapa berharganya dia ..”

Mengenal Lebih Dekat Seorang Wanita

Memang tidak ada yang mengetahui apa isi hati setiap wanita. Apalagi isi hati kaum perempuan terkadang sulit untuk diterka. Terkadang ingin A tapi besoknya bisa berubah jadi B. Bagaimana dengan rahasia-rahasia wanita yang ada dalam hati, berikut rahasianya :

bunga-ungu-malam

Bila seorang wanita mengatakan dia sedang bersedih,tetapi dia tidak meneteskan airmata,itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya.

Bila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya,lebih baik kamu beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.

Wanita sulit untuk mencari sesuatu yang dia benci tentang orang yang paling dia sayang (karena itu banyak wanita yang patah hati bila hubungannya putus di tengah jalan).

Jika sorang wanita jatuh cinta dengan seorang lelaki,lelaki itu akan sentiasa ada di pikirannya walaupun ketika dia sedang dengan lelaki lain.

Bila lelaki yang dia cintai merenung tajam ke dalam matanya,dia akan cair seperti coklat!!

Wanita memang menyukai pujian tetapi selalu tidak tahu cara menerima pujian.

Jika kamu tidak suka dengan gadis yang menyukai kamu setengah mati,tolak cintanya dengan lembut,jangan kasar karena ada satu semangat dalam diri wanita yang kamu tak akan tahu bila dia telah membuat keputusan,dia akan melakukan apa saja.

Jika seorang gadis sedang menjauhkan diri darimu setelah kamu tolak cintanya,biarkan dia untuk seketika.Jika kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan,cobalah tegur dia perlahan-lahan.

Wanita suka meluahkan apa yang mereka rasa Musik, puisi, lukisan dan tulisan adalah cara termudah mereka meluahkan isi hati mereka.

muslimah2

Jangan sesekali beritahu kepada perempuan tentang apa yang membuat mereka langsung merasa tak berguna.

Bersikap terlalu serius bisa mematikan mood wanita.

Bila pertama kali lelaki yang dicintainya sedang diam memberikan respon positif,misalnya menghubunginya melalui telepon,si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat,tetapi sebenarnya dia akan berteriak senang dan tak sampai sepuluh minit,semua teman-temannya akan tahu berita tersebut.

Sebuah senyuman memberi seribu arti bagi wanita.Jadi jangan senyum sembarangan kepada wanita.

Jika kamu menyukai sorang wanita, mulailah dengan persahabatan.Kemudian biarkan dia mengenalmu lebih dalam.

Jika sorang wanita memberi seribu satu alasan setiap kali kamu ajak keluar,tinggalkan dia karena dia memang tak berminat denganmu.

Tetapi jika dalam waktu yang sama dia menghubungimu atau menunggu panggilan darimu,teruskan usahamu untuk memikatnya.

Jangan sesekali menebak apa yang dirasakannya.Tanya dia sendiri!!

Setelah sorang gadis jatuh cinta,dia akan sering bertanya-tanya mengapa aku tak bertemu lelaki ini lebih awal.

Kalau kamu masih mencari-cari cara yang paling romantis untuk memikat hati sorang gadis,bacalah buku-buku cinta.

Bila setiap kali melihat foto bersama,yang pertama dicari oleh wanita ialah siapa yang berdiri di sebelah buah hatinya,kemudian barulah dirinya sendiri.

Mantan pacarnya akan selalu ada di pikirannya tetapi lelaki yang dicintainya sekarang akan berada di tempat teristimewa di hatinya!!

Satu ucapan ‘Hi’ saja sudah cukup menceriakan harinya.

Teman baiknya saja yang tahu apa yang sedang dia rasa dan lalui.

Wanita paling benci lelaki yang berbaik-baik dengan mereka semata-mata untuk menggaet kawan mereka yang paling cantik.

Cinta berarti kesetiaan, jujur dan kebahagiaan tanpa syarat.

Semua wanita menginginkan seorang lelaki yang dicintainya dengan sepenuh hati.

Senjata wanita adalah airmata!!

Wanita suka jika sesekali orang yang disayanginya memberi surprise buatnya (hadiah, bunga atau sekadar kata-kata romantis).Mereka akan terharu dan merasakan bahwa dirinya dicintai setulus hati.Dengan ini dia tak akan ragu-ragu terhadapmu.

Wanita mudah jatuh hati pada lelaki yang perhatian padanya dan baik terhadapnya.So,kalau mau memikat wanita pandai-pandailah..

Sebenarnya mudah mengambil hati wanita kerena apa yang dia mau hanyalah perasaan dicintai dan disayangi sepenuh jiwa.

Sumber : Yahoo Article

Look At The Sky

Hujan_

meninggalkan suasana senja di tengah kesendirian

 

secercah harapan dari kehidupan

membuat suasana mengharuskan aku berpikir

penuh kebingungan

penuh kebimbangan

kenapa saya harus dihadapkan suasana seperti ini terus

 

tak ada perasaan senang

tak ada perasaan suka

tak ada perasaan bahagia

masih belum bergerak menemukan arah

entah apa yang kurasakan

 

berjalan di lantai luar atas rumah

memegang dinginya pagar besi

penuh bekas rintikan air

sekilas angin yang menerpa yang terasa hampa

ku hanya bisa memandang ke atas langit

 

Look at The Sky

Kegagalan yang sedang ku_alami

Menjadikanku Kuat__

 

Aku Bersyukur

Terima Kasih Tuhan

Atas Segala Anugerah Yang Telah Engkau Berikan_

Aku Hanya Berharap Aku Bisa mnejadi Berharga Bagi Semua Orang Yang Menyayangiku

 

Bandung, 01 Oktober 2011

Sejarah Suku Sunda


Nama Sunda mulai disebut-sebut setelah kerajaan Tarumanegara pecah menjadi 2 yaitu Galuh dan Sunda. Dalam perkembangannya kemudian Galuh dan Sunda bisa dipersatukan lagi dan membentuk kerajaan Sunda Galuh atau disebut Sunda saja. Pusat kerajaan Sunda ini dikenal dengan nama Pakuan Pajajaran atau kota Pajajaran yang kurang lebih terletak di Bogor sekarang. Jadi berdasarkan sejarah istilah Sunda sebenarnya bukan merujuk kepada nama suku ataupun bahasa tapi nama bekas kerajaan yang sangat berpengaruh terutama di Pilau Jawa sebelah Barat. 

Nama Jawa mulai dikenal dari Java dvipa yaitu nama julukan untuk P Jawa pada jaman awal ketika pengaruh budaya india dan kepercayaan Hindu-Budha mulai masuk ke Sumatera, Jawa dan Kalimantan mempengaruhi budaya/peradaban lokal menumbuhkan kerajaan Tarumanegara, Kutai dan Srivijaya serta kerajaan Hindu-Budha kecil lainnya. Tanah Jawa pada jaman ini dikenal dengan julukan Java Dvipa (pulau padi) dan Sumatera pula dijuluki Svarna dvipa (pulau emas). Sebagai daratan tanah Jawa disebut juga Javabhumi (Bumi Jawa) dan Sumatera disebut Svarnabhumi (land of the gold). Sekarang nama Svarnabhumi menjadi nama lapangan terbang International Bangkok. Kata Jawa didopsi dari nama Java dari bahasa sangsakerta (india kuno) yang merujuk kepada padi karena pulau ini sangat subur ditumbuhi padi dan padi adalah sejenis tanaman java di India (barley dalam Inggris). Jadi nama Jawa pada mulanya tidak ada kaitannya dengan suku atau bahasa Jawa sekarang ini sebagaimana nama Sunda tidak ada kaitannya dengan suku atau bahasa jawa. 

Muncul pertanyaan siapa itu orang sunda dan siapa orang jawa? Baik orang Sunda maupun orang Jawa dua-duanya adalah orang Jawa. Dari sejarah kerajaan-kerajaan kuno di P Jawa hampir tidak terlihat batas dan jarak untuk membedakan mana orang jawa dan mana orang sunda. Kalau dijaman sekarang hubungan Jawa-Sunda sering dianggap sebagai dua suku yang sama sekali berbeda bagai minyak dan air dan hubungannya renggang secara historis akibat sejarah lama yang dikait-kaitkan dengan warisan luka perang Bubat akibat kegagalan perkawinan Raja Majapahit (hayam Wuruk) dan putri raja Pajajaran (Dyah Pitaloka), sebetulnya itu kaitan yang tidak mencerminkan hubungan Sunda-jawa secara utuh dan menyeluruh dalam rentang kurun sejarah yang panjang. Jauh sebelum peristiwa Bubat muncul, sejarah banyak mengindikasikan bahwa sama sekali tidak ada penghalang hubungan antara Jawa dan Sunda karena pada dasarnya mereka lebih memiliki banyak kesamaan dan kemiripan akar budaya, kepercayaan, tradisi, genetik dan bahkan bahasa. Baik orang Sunda maupun orang jawa mereka tidak pernah mengangap asing satu dengan lainnya. Pertalian kekerabatan antara kerajaan Jawa dan sunda juga terjalin kuat sejak sejarah kerajaan di Jawa muncul dip eta sejarah. 

Sebut saja Ketika Tarumanegara pecah maka kerajaan Kalingga dari Jawa Tengah (terkenal dengan Ratu Shima) menengahinya sehingga Tarumanegara dibelah dua secara damai menjadi Sunda dan Galuh. Ini karena keluarga diraja Kalingga memiliki hubungan keluarga dengan keturunan diraja Tarumanegara yang berkuasa di Galuh. Berdasarkan sejarah, Sanjaya (pendiri Wangsa Sanjaya – Mataram Kuno) adalah hasil keturunan campuran darah Tarumanegara (Galuh) dan Kalingga. Keeratan Sunda Galuh dan Kalingga memang bisa dimengerti karena Tarumanegara bukanlah kerajaan agresor yang ingin menguasai wilayah selebar-lebarnya seperti Srivijaya ketika itu. 

Hubungan kekerabatan keturunan raja-raja Sunda dan jawa juga terus berlangsung sampai keera wangsa Isana (Empu Sendok). Di sini diceritakan bahwa Raja Sunda terkenal Prabu Sri Jaya Bhupati menikah dengan puteri kerajaan Medang (Dharmawangsa) dari jawa timur adik iparnya Airlangga. Prabu Sri Jaya Bhupati sendiri adalah keturunan campuran darah ningrat Sunda dan Srivijaya. Ketika Medang diserang habis-habisan oleh Srivijaya maka Jaya Bhupati diceritakan dalam posisi sulit dan dilemma dan sebab  itu bersikap netral karena disatu pihak dia punya separo garis keturunan dari Srivijaya dan dipihak lain isterinya adalah keturunan Raja Medang ketika itu. Kerajaan Sunda ketika terjadi perang yang sering terjadi berkali-kali antara Srivijaya dan kerajaan di tanah Jawa selalu mengambil sikap netral dan berusaha menjalin kekerabatan baik dengan Srivijaya maupun dengan kerajaan Jawa. 

Raden Wijaya sendiri yaitu pendiri kerajaan besar Majapahit menurut sumber merupakan darah campuran antara keturunan raja Sunda dengan keturunan Ken Arok Sang pendiri Singosari. Perkawinan kerabat raja Sunda dengan keturunan Singosari tentu dimaksud untuk simbol persahabatan kedua kerajaan yang juga pernah dilakukan Kerajaan Sunda terhadap Kerajaan Medang, Kalingga dan Srivijaya. Tetapi khusus tentang pernyataan bahwa Raden Wijaya adalah separo Sunda banyak disangkal ahli sejarah khususnya mereka yang mempercayai seratus persen kitab Nagarakartagama karangan Empu prapanca. Alasanya karena NagaraKartagama ditulis belum lama setelah Raden Wijaya wafat dan diperkuat oleh prasasti lainnya. Dalam Nagarakartagama dituliskan bahwa Dyah Lembu Tal yang dalam versi ahli yang mempercayai Raden Wijaya punya darah keturunan kerajaan Sunda disebutkan sebagai Ibu dari Raden Wijaya ternyata dalam Nagarakertagama disebutkan Lembu Tal ini adalah laki-laki yang tidak lain ayahnya Raden Wijaya (bukan Ibu) dan ibunya Raden Wijaya sendiri malah tidak disebut-sebut dalam nagarakartagama.

Saya sendiri belum mempercayai Nagarakartagama sepenuhnya sebagai tulisan jujur, jadi masih lebih meyakini Lembu Tal itu ibunya Raden wijaya dan punya keterkaitan keturunan dengan keluarga Raja-raja Sunda. Negarakertagama sebagai karya tulis jelas didedikasikan untuk puja-puji kebesaran Majapahit dan Raja-rajanya dan menyembunyikan borok didalamnya. Itulah sebabnya Nagarakartagama tidak pernah menyinggung lebih dalam lagi leluhur raja-raja majapahit yaitu mulai dari pertempuran berdarah dan perebutan kekuasaan dari sejak Ken Arok – Tunggul Ametung sampai keanak cucunya. Demikian pula walau Bubat disinggung dalam Nagarakertagama tapi perang Bubat antara Pajajaran dan Majapahit yang menyebabkan matinya calon penganten dan calon mertua Hayam Wuruk dari kerajaan Sunda tidak disinggung sama sekali. 

Penyebutan Lembu Tal sebagai ayah Raden Wijaya ada kemungkinan karena  untuk menghindarkan pertentangan garis keturunan dalam dinasti Ken Arok mengingat dinasti ini sepanjang sejarahnya sangat sarat dengan perang keluarga dan pembunuhan yang berkaitan dengan tahta dan keturunan. Penyebutan ayah Raden Wijaya adalah seorang lelaki keturunan kerajaan Sunda mungkin bisa menjadi pemicu untuk menghasut keturunan lain berontak. Tapi memang perlu diakui tidak ada yang pasti dalam mengungkap status asal usul Raden Wijaya ini sehingga memerlukan penelitian lebih lanjut. 

Kembali kepada pertanyaan Siapa itu orang Sunda dan siapa Orang Jawa, maka dari rentetan cerita diatas saya berkesimpulan mereka sebenarnya satu kerabat dekat yang memiliki tali persaudaraan, punya kesamaan tradisi dan kepercayaan. Yang lebih mengejutkan lagi prsasti tentang Kerajaan Sunda pada jaman Raja Jaya Bhupati yang ditulis sekitar awal abad ke-11 diketemukan di Cibadak sukabumi, ternyata diulis dalam bahasa Jawa kuno. Ini member indikasi kuat bagi saya sebenarnya yang namanya bahasa kehidupan orang P. Jawa kuno adalah kurang lebih hampir sama dan cenderung dipengaruhi banyak oleh kata-kata dari bahasa India kuno. Pada perkembangannya karena pengaruh kekuasaan wialay kerajaan, maka antara Jawa Barat dan jawa belahan lainnya berubah kearah berbeda. Jawa-Barat hampir bisa dikatakan secara kontinyu dikuasai oleh kerajaan keturunan Tarumanegara dan pecahannya samapai era kerajaan islam terutama banten dan kesultanan Cirebon berdiri. Ini yang menyebabkan Jawa sebelah barat kemudian berkembang secara eksklusif baik dari segi bahasa maupun identitas kesukuan dan pada perkembangan sejarah modern kemudian mereka menamakan dirinya sebagai orang Sunda atau lebih tegas lagi berubah menjadi suku sunda karena memang dari dulunya merupakan masyarakakat dibawah langsung kerajaan Sunda. Kerajaan Tarumanegara, Sunda atau pajajaran walau satu ketika pernah menjadi kerajaan dibawah bayang-bayang kekuasaan Srivijaya, singosari ataupun Majapahit tapi tidak pernah secara langsung dikuasia atau disentuh kerajaan besar tersebut. 

Pertama karena kerajaan Sunda selalu menerapkan strategi hubungan baik dan kekeluargaan dengan kerajaan yang berusaha mencaploknya. Ini terbukti bahwa keturunan kerajaan Sunda banyak menikah dengan keturunan raja-raja Jawa dan Sumatera. Kedua, karena letak Jawa Barat adalah dipintu masuk antara Sumatera dan jawa maka kerajaan Sunda memiliki letak yang strategis. Srivijaya terlalu kuat disebelah barat untuk bisa ditundukan sepenuhnya oleh kerajaan jawa dan sebaliknya pula kerajaan jawa yang dalam perkembangannya lebih menjurus kewilayah timur (jawa timur) terlalu jauh untuk dijangkau dan dirundukan Srivijaya. Dengan demikian wilayah jawa barat merupakan wilayah yang tidak pernah sepenuhnya dan secara kontinu dijadikan pusat pemerintahan maupun kegiatan militer kerajaan Jawa, kecuali pada masa kerajaan Islam Demak yang menyerang Sunda Kelapa dan membangun pertahanan disitu. Inilah yang menyebabkan wilayah Jawa-Barat relatif  tidak banyak tersentuh pengaruh budaya kerajaan kerajaan Jawa selain kerajaan Sunda. Dengan demikian dalam perkembangannya daerah jawa barat berubah menjadi pusat budaya dan bahasa yang berkembang kearahnya tersendiri. 

Sejurus dengan pengaruh retaknya hubungan Majapahit pajajaran akibat peran bubat pada abad ke-14 kemudian  munculnya era penyebaran kebudayaan Islam di Jawa yang dilanjutkan dengan lahirnya penjajahan barat, maka Jawa barat sudah renggang terpisah dari wilayah jawa lainnya dan berkembang sendiri mencari bentuknya sendiri. Maka dari situlah apa yang terlihat sekarang lahir perbedaan antara bahasa dan budaya Sunda dan non-Sunda di tanah Java Dvipa. Orang modern kemudian menyebut budaya Java warisan kerajaan Sunda disebut Jawa-sunda atau Sunda saja dan wilayah Jawa lainnya bekas kekuasaan Majapahit sebagai Jawa-Jawa atau Jawa saja. Majapahit tidak pernah mengganggu kerajaan Sunda bukan karena Majapahit takut Sunda tapi merupakan bentuk tanggung-jawab moral Hayam Wuruk terhadap masyarakat Sunda yang merasa prihatin tidak bisa mengatasi kesalah pahaaman atas terjadinya malapetaka Bubat dan tidak ingin mengingat-ingat kisah pahitnya dengan Dyah Pitaloka. Ini menunjukkan bahwa Hayam wuruk memang tidak bermaksud menciptakan perang Bubat demi kekuasaan. 

Source : Sulaeman H.