Saturday, June 22, 2013

I so want always look at You....

Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan

Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan

Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan_Lupakan

 

Argh.......

"Sulit amat sich melupakanmu......"

 

Bingung.....

"Bagaimana cara membunuh bias wajahmu di hatiku....."

 

Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci

Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci

Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci_Benci

 

Aku ingin teriak di suatu tebing sekeras_kerasnya

"Aku benci kamu.......",

 

Tapi kenapa "Gema dinding tebing dari suaraku berteriak

"Aku sayang kamu....."

 

Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah

Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah

Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah_Parah

 

"Perjalanan hidupku terkontaminasi berat oleh Alkohol cinta"

 

Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila

Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila

Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila_Gila

_

"Aku Gila karena cinta......."

Ujung_ujungya.......

Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu

Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu

Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu_Rindu

 

Aku Tidak Ingin Merindukanmu,

Namun jika hal itu terjadi.....

 

"Hampa Rasanya Hatiku........."

 

Cities_Night_windows_005059_

Bandung, Non Date

On The Night

Bulan malam,

Terlihat hampir purnama

tiada angin, tiada suara yang mendesir

malam serasa indah ku pandang,

dan memang malam itu begitu terang...

 

Di pojok kanan kostku,

terlihat gedung kampusku,

suasana kelas lantai 4 pada gelap,

mungkin sudah berakhir aktivitas kelasnya....

 

kondisi cuaca semakin mendukung kembali tuk merenung....

sambil ku dengar nada music "kasih tak memiliki"

rasanya ingin memuntahkan air yang tertahan di mataku...,

hatiku bergejolak tak karuan, entah kenapa....

ku teringat dengan kesalahan-kesalahan yang pernah ku buat....

 

Rasanya lemahkah diriku,

akhir_akhir ini,

aktivitas kehidupanku banyak bertekuk lutut pada hawa nafsu....

 

Dulu, kepribadian ku tidak sehancur ini,

Sifat individualisme ku,

Menjagaku dari hal yang demikian....

 

Terbayang memory dahulu, temanku sedikit,

aktivitasku sedikit, yang kuingat...

Hanya....

Tuhan,

Keluarga,

Cita_cita Masa depan....

 

Sekarang aku berubah drastis,

kehidupan pribadi ku jauh dari yang namanya Allah SwT,

Aku mulai sedikit melupakan buku petunjuk perjalanan dunia...

 

Ya Allah,

Ku berharap Engkau tidak meninggalkanku terlalu jauh....

walaupun aku tahu sesungguhnya dirikulah yang menjauhimu...

 

Ya Allah....

jujur, ketika menyesal...

aku paling tidak bisa mengucurkan satu tetes air mata,

Tapi dalam lubuk hati kecilku, begitu deras mengalir irama nada kesedihan...

 

Aku Merindukan Sosok diriku yang Individualisme....

 

image

Bandung_ Non Date

Perjalanan Cinta Tak Memiliki

Akhir_akhir ini,....

kurasakan sangat berbeda.....

tepukan jantungku tak seriuh dahulu....

seakan_akan......

Subsiadiary darah_ku berhenti melaju....

1 judul mengiringi laju penasaran perasaanku.....

 

Cinta Tak Memiliki.......?

Fisiknya tak kurasakan tapi jiwanya kudapatkan....

 

Jika dia bahagia jiwa rohani senang...

Jika dia sakit, ikut Terasa akan penyakit yang di deritanya.....

Jika ku bahagia, ingin rasanya berbagi dengan dia...

Jika ku sedih, ku harap tak tahu apa_apa....

 

Banyak Orang bilang......

Cinta tak memiliki itu.......?

Gratis,

Hemat,

Jalan Terbaik......

 

"Bullshit", Yang ada....

 

Hanyalah....

Menyiksa Batin_ku,

 

Dalam cinta tak memiliki itu.......

Terpendam cakra aneh dalam relung jiwa,

Terbentuk Emosi tanpa batas.....

Berat.... ku pinggul suatu non tekhnis yang tak bersahaja......

 

Andaikan dulu.....

Pertemuan pertamanya.......

Pas aku kerja,

Mungkin sudah aku lamar Dia,

Agar tak banyak kupikirkan bagaimana cara mendapatkanya.......

 

Memang,

Aku masih belum mengerti makna hakiki sesungguhnya.....

 

Ambisiku tak terkontrol.....

"Cinta Tak memiliki.....", yang kutulis dalam note ini hanyalah manipulasi kata terbatas....

Tanpa ku sadari apa isi sebenarnya.........

 

Ku hanya menjalani cinta ini tanpa kepastian yang jelas.

 

image

Garut, 29 Mei 2010

Jodoh Itu Ada Di Tangan Tuhan

Baru ku sadari akan sebuah kalimat.....,

biasanya kupakai hanya untuk kolaborasi kata pesan saja.

semua insan manusia sudah di kasih jalan dalam mendapatkanya......

semua jalan itu adalah terbaik, jika kita berjalan sesuai kehendak Allah SWT

 

tak perlu takut...

tak perlu risau...

tak perlu gundah...

 

biarkan cinta itu diam begitu saja,

sebagai pemanis dalam kehidupan

 

kita tak boleh memaksakan kehendak diri kita sendiri.....

Mengikuti alur hawa nafsu....semua orang itu ada takdirnya...

 

Tinggal kita....

"Berusaha" untuk Menunggu menjemputnya...

 

Tentunya tak tahu...

Kapan harus menjemputnya....?

Siapakah gerangan yang dijemput,...?

Dimanakah harus menjemputnya....?

 

Pantesan orang tua dulu,

suka menjodohkan anak...

Dan yang dijodohkan pun tak sakit hati....

karena pasangan tersebut, sudah tahu,.....

Ooh Ternyata ini jodoh yang di berikan Tuhan kepada_nya

Berusaha menjaga titipan_nya,

Menjalaninya dengan Nada_nada Illahi,

Dan Terasa bermakna akan suatu kehidupan dunia sesungguhnya....

 

Tapi....

"Salahkah diriku......

Untuk tidak melupakan seseorang,

Atau

Apa aku memang harus benar_benar melupakan seseorang,

Sampai ingatan tentangnya bernilai 0".

 

rape_this_world_by_lullacrie

Bandung_, Non Date

Iqbal On The GreenLand

10 km/jam.....

kecepatan motor yang ku kendarai

perjalanan mengelilingi dunia kampung halaman

 

ku menikmati hal_hal yang nyata

menghirup udara murni,

sejuknya kurasakan sampai jiwa rohani

 

Terhipnotis mataku selama 4 Km,

menyapa rentetan sawah yang berundak_undak

Terpesona jiwaku melewati lembah_lembah nan hijau

Menatap bukit dengan penuh tantangan....

 

Benar_benar Refresh,

Jiwa & Ragaku......

Lelah rasanya.....

 

Sejenak ku menikmati air susu tanah,

Bening berkilau bagai mutiara

 

Di Ketinggian 2045 m,

Dengan Sudut Elevasi 25 derajat....

 

ku coba.....

Merebahkan badan diatas tanah,

Memandang langit biru bersama awan putih

Ku melamun hampir satu jam,

ku coba balikan badan menghadap vertikal,

ku lihat 1 kota kelahiranku....

 

Ku Teringat Keanggungan Allah SWT,

"SubhanAllah, sungguh aku tak dapat berkata_kata"

"Terlalu indah...."

 

Teringat.......

Tatapanku seperti kamera dari bukit yang memandang capture kota Alamut, "Prince of persia"......

 

Rintikan hujan membangunkan alunan lamunanku....

Ku coba meninggalkan taman di atas awan tersebut....

 

Perjalanan pulang,

semilir angin sejuk menembak mata_ku,

seperti sebuah aktivitas pijatan refleksi.....

 

Angin Gunung pun Menyibakan bulu kakiku hingga menyibarkan rambut di atas kepalaku_.....

Kanan_kiriku terhampar luas sawah yang hijau....

Tak ada rasa menyesal dalam perjalanan hari ini.....

 

Sanubariku Berkata

"Garut For me_Iz GreenLand"

 

images

 

Garut, 30 Mei 2010

On Location " Padang Golf Ngamplang...."

Home Of Brother Grandpa

Layar berwarna menemani tidur malam_ku,

Terlentang tubuhku menghadapnya,

tak ku dengar beriak suaranya,

Sunyi keadaan rumahnya....

 

Dinding hanya berselimut pahatan bambu,

sejumlah lubang mengukir dinding tersebut,

Membuat angin malam begitu menusuk lapisan kulit.

 

Di sebuah dinding itu....

Sebuah nyanyian berfrekuensi rendah terngiang ditelinga,

nada_nadanya bergerak mengikuti intonasi angin,

 

Entah lagu apa itu......?

Selendang sarung, kamar_kamar tak berpintu....

ikut menari_menari....

 

Jendela kusam berlapis debu,

Mengaburkan pandangan mata,

 

Terlihat.....

Dalam suasana gelap......

Pohon_pohon pun bergoyang menikmati rekonstruksi semilir angin malam

 

Keadaan ini,

Merenyuhkan suasana gundah dalam kehidupan.....

Memendam perasaan diri, yang tak terelakan.....

 

Ku rasakan....

Masa Depan Adalah.....

MisTeri Illahi yang tak pernah bisa ku ramalkan....

 

3387661972_34a8fa5284

Sumedang, 30 Mei 2010

Silent Day on Sunday, 12.40 PM

Setapak kakiku setelah meninggalkan seseorang,...
Tanpa salam perpisahan....

ku berjalan menyusuri trotoar,
Kudengar suara deru kendaraan dengan semilir angin tanpa perasaan....

Ku berjalan berjalan dengan pikiran yang hampa_
Disambung dengan perasaan yang tak berkata..

Entah apa yang kurasakan,..
ku memandang ke bawah dengan tertunduk lesu,..
kulihat trotoar beralaskan hanya batu, lalu....
ku memandang ke kanan...kulihat hanya sebuah gedung yang fana...,
ku memandang ke kiri, ku lihat hanya lalu lalang kendaraan...lalu..
ku memandang ke ke atas dengan malu,
Oo...kulihat hanya awan yang tidak bahagia..

Ada yang aneh hari ini..., tak pernah kurasakan sebelumnya... hari sesepi ini...
Sepi kurasakan saat itu...
Sesampainya di kost...
kulihat suasana yang agak gelap...
kulihat kamar yang tersusun rapi...
ku bingung.. apa yang harus ku lakukan...
Dinding pun tak mau bicara, tak mau ketawa... dan juga tak mau ngajakin cerita.....

Ku terima Sms dari ayah tercinta akan sebuah do'a tentang kesuksesan...
Hatiku renyuh...tak dapat berkata,..
ku hanya dapat ungkapkan lewat air mata.....
Ku coba alihkan pandangan...
Ku lihat sebuah jendela dengan senyum cahaya yang misterius.......
Ku duduk di atas ranjang sambil memandang keluar...melihat cahaya itu...
Ku rasakan aura langit pertanda hujan, tapi kok kenapa hujan sepertinya lama turun, terasa tak mau menghiburku...

Detik demi detik hinga menjadi menit...
Ku pandangi langit itu hingga ku terlelap tidur....
ku bermimpi akan sebuah kesuksesan...kujalani dengan perasaan yang tak terkira....

Hingga Akhirnya...
Ku terbangun di sore hari...
suasana gelap mengiringi mataku...
kesepian menyelimuti pikiranku...
ku coba pandangi jendela itu...dengan rasa penasaran...

Tak ada angin... tak ada rintikan hujan....
kulihat alas sebuah jalan trotoar yang basah penuh dengan air....

Oo.. Ternyata Hujan telah berlalu...

Bandung, 31 Januari 2010
clip_image001